Sabtu, 15 Februari 2020

Demam dikompres pakai air dingin atau hangat

Demam merupakan penyakit yang sering dialami oleh semua manusia. Tubuh kita akan berespon melawan infeksi yang masuk dengan cara demam. Demam merupakan anugrah dari tuhan, karena dengan demam, kita tahu bahwa tubuh kita sedang sakit, dan sedang diserang oleh kuman (entah itu oleh virus, bakteri, prion)
Nah, biasanya kalau demam, orang tersebut dikompres. Nah muncul pertanyaan tersebut, pakai air dingin atau hangat?
Air hangat
Banyak orang yang salah kaprah, bila badan demam harus dikompres air dingin. Alasannya karena panas lawannya dingin.
Tidak begitu ferguso
Di dalam tubuh kita ada Pembuluh darah besar yang berfungsi sebagai sensor dan Sistem pengatur suhu tubuh (Hipothalamus).
Bila sensor tubuh mendeteksi suhu dingin ditubuh kita, maka sistem pengatur suhu tubuh bekerja dengan menaikkan suhu tubuh. Begitupun sebaliknya.
Nah, ketika demam (suhu badan sudah tinggi) di kompres dengan air dingin yang terjadi adalah suhu tubuh tidak bakal turun. Jadi, semestinya harus dikompres denngan air hangat. (Ingat airnya jangan panas tetapi hangat).
Dan harus diingat pula, kalau mengompres jangan di dahi kepala, melainkan di ketiak kiri dan kanan dan disela paha kiri dan kanan karena disitulah letak sensornya.
Sumber gambar Twitter
Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah membaca

Tidak ada komentar:

Posting Komentar