Jumat, 21 Februari 2020

Apa dampak ponsel terhadap anak-anak di bawah umur

Assalamua'laikum wr.wb.

Teknologi pada dasarnya diciptakan untuk memudahkan manusia dalam beraktivitas. namun, kemajuan teknologi ibarat 2 mata pisau. mempunyai dampak positif sekaligus dampak negatif. seperti zaman sekarang, berbagai macam jenis gadget telah bermunculan entah itu smartphone, tab, dan komputer.

Di zaman sekarang, bagi pasangan yang baru memiliki anak, pastinya dong akan merasakan capeknya merawat dan  mengurus anak, belum lagi dengan urusan pekerjaan dan urusan lainnya. kadang di saat sedang sibuk mengerjakan suatu urusan, anak-anak tiba-tiba rewel. Tentu saja tidak mudah untuk menenangkan anak, sehingga  kadang orang tua mengambil jalan pintas berupa memberikan gadget kepada anak agar anak tidak rewel. 

Tahukah anda, anak usia 0- 5 tahun merupakan masa keemasan (golden age) untuk tumbuh kembang anak yang paling krusial. Ketika anak-anak berada di masa keemasan, semua informasi akan diserap dengan cepat. Mereka menjadi peniru yang andal, dan mereka lebih pintar dari yang kita kira, mereka lebih pintar dari kelihatannya dan akan menjadi dasar untuk pembentukan karakter, kepribadian, dan kemampuan kognitif. Jadi kita seharusnya tidak pernah meremehkan anak-anak pada usia itu. [1] 

Smartphone tidak hanya membahayakan anak-anak, karena ada juga efek positif, berupa pola pikir anak-anak, membantu meningkatkan kemampuan otak kanan, mengatur kecepatan bermain, melatih strategi dalam permainan mereka selama dalam pengawasan yang tepat. Namun di balik kelebihan ini lebih banyak didominasi oleh dampak negatif yang mempengaruhi perkembangan anak. Salah satunya adalah radiasi yang dapat merusak jaringan saraf dan otak anak-anak bila anak-anak sering menggunakan smartphone. Selain itu, juga bisa mengurangi aktivitas anak dan kemampuan anak untuk berinteraksi dengan orang lain. Anak-anak menjadi lebih individual didalam zona nyaman sehingga mereka memiliki sikap kurang peduli terhadap teman dan bahkan keadaan sekitar. Karena itu, sangat penting untuk dipahami pengaruh smartphone, terutama bagi orang tua. [1]

Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Pediatric Academic Societies menyimpulkan bahwa setiap tambahan 30 menit waktu yang digunakan untuk bermain gadget dapat meningkatkan risiko keterlambatan bicara sebesar 49% [2]

Tanda-tanda anak usia dini yang kecanduan gadget:
  1. Kehilangan keinginan untuk bergerak;
  2. Bicara tentang teknologi terus menerus;
  3. Cenderung sering menolak perintah bila hal itu mencegah mereka mengakses gadget;
  4. Sensitif atau mudah tersinggung, menyebabkan suasana hati yang mudah berubah;
  5. Egois, sulit untuk berbagi waktu dalam menggunakan gadget dengan orang lain;
  6. Sering berbohong, dengan kata lain anak akan melakukan apa saja untuk tetap dapat menggunakan gadget meskipun itu mengganggu tidur mereka waktu. [2]

Berikut cara membatasi penggunaan smart phone untuk anak-anak yang disarankan oleh American Academy of Pediatrics (AAP):
  1. Jauhkan TV, telepon pintar, dan internet dari anak kamar
  2. Mengawasi apa yang diakses anak anda saat bermain smartphone. 
  3. Jangan pernah gunakan smartphone untuk menenangkan anak yang menangis atau untuk menidurkan. Gunakan media TV, video, dan aplikasi untuk membahas nilai-nilai kehidupan yang diadopsi oleh keluarga.
  4. Gunakan alasan yang tepat ketika membatasi anak-anak menggunakan TV, media digital dan internet [1]
referrensi

[1] I Dewa Alit Dwija Putra, Fitri Rahmawati. Educating Smartphone Use in Early Childhood, Through Designing Parenting Books Illustrations. 6th Bandung Creative Movement International Conference in Creative Industries 2019.
[2] Nirwana, A.Musda Mappapoleonro, Chairunnisa. The Effect of Gadget Toward Early Childhood Speaking Ability. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies. STKIP Kusuma Negara Jakarta.2018.



Sabtu, 15 Februari 2020

Bagaimana cara mencegah infeksi saluran kencing

Infeksi saluran kencing (kita singkat saja dengan ISK) paling sering diderita oleh perempuan dari pada laki-laki. Hal ini disebabkan karena bentuk anatomi (potongan tubuh) perempuan dan laki laki berbeda. Pada perempuan saluran uretranya lebih pendek dibandingkan laki-laki.
Dan seperti pada gambar di atas, lubang uretra juga berdekatan dengan lubang pantat (anus). Sehingga bila cebok setelah BAB, sebaiknya membilas dari arah depan ke belakang (dari vagina ke pantat) bukan sebaliknya.
Bila anda membilas dari belakang ke depan, bakteri dari anus masuk ke vagina.
Selain itu, kebiasaan menahan buang air kecil juga dapat menyebabkan ISK. Karena pada dasarnya, aliran kencing membilas uretra dari bladder hingga keluar sehingga bakteri yang sudah ada di uretra terbawa arus air kencing keluar.
Jadi jangan sering menahan BAK dan harus sering minum air agak lebih sering BAK
Selain itu, gunakan celana dalam yang tidak ketat dan berbahan katun
Bersihkan alat vital sebelum dan sesudah berhubungan badan (BAK setelah berhubungan badan). Bila berhubungan (bagi anda yang sering mencoba variasi), setelah dari anus jangan langsung dimasukkan ke vagina, namun bersihkan terlebih dahulu burungnya.
Bagi anda yang memakai kateter, sebaiknya kateter diganti tiap 1 minggu sekali.

Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah membaca.

Demam dikompres pakai air dingin atau hangat

Demam merupakan penyakit yang sering dialami oleh semua manusia. Tubuh kita akan berespon melawan infeksi yang masuk dengan cara demam. Demam merupakan anugrah dari tuhan, karena dengan demam, kita tahu bahwa tubuh kita sedang sakit, dan sedang diserang oleh kuman (entah itu oleh virus, bakteri, prion)
Nah, biasanya kalau demam, orang tersebut dikompres. Nah muncul pertanyaan tersebut, pakai air dingin atau hangat?
Air hangat
Banyak orang yang salah kaprah, bila badan demam harus dikompres air dingin. Alasannya karena panas lawannya dingin.
Tidak begitu ferguso
Di dalam tubuh kita ada Pembuluh darah besar yang berfungsi sebagai sensor dan Sistem pengatur suhu tubuh (Hipothalamus).
Bila sensor tubuh mendeteksi suhu dingin ditubuh kita, maka sistem pengatur suhu tubuh bekerja dengan menaikkan suhu tubuh. Begitupun sebaliknya.
Nah, ketika demam (suhu badan sudah tinggi) di kompres dengan air dingin yang terjadi adalah suhu tubuh tidak bakal turun. Jadi, semestinya harus dikompres denngan air hangat. (Ingat airnya jangan panas tetapi hangat).
Dan harus diingat pula, kalau mengompres jangan di dahi kepala, melainkan di ketiak kiri dan kanan dan disela paha kiri dan kanan karena disitulah letak sensornya.
Sumber gambar Twitter
Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah membaca

kenapa ya dokter tidak menghilangkan rasa sakit pada wanita yang melahirkan normal?

Assalamua'laikum wr.wb.
Kelahiran merupakan hal yang sangat dinanti-nanti bagi para pasutri terutama kelahiran anak pertama.
Kata ibu saya, ketika melahirkan seperti satu kaki sudah berada di dalam kuburan. Mungkin artinya proses melahirkan sangat sakit terlebih lagi pertama kali. Syukurlah, saya dilahirkan sebagai laki laki sehingga tidak pernah merasakannya.
Rasa sakit saat melahirkan disebabkan area vulva melebar dan robek saat keluar karena ukuran kepala dan bahu bayi lebih besar dari lubang vagina yang dapat terbuka.
Rasa sakit tersebut merupakan petunjuk bagi dokter dan/atau bidan untuk menilai maju tidaknya proses melahirkan. Sangat penting menilai maju tidaknya proses melahirkan karena hal tersebut menentukan dokter dan/atau bidan dalam mengambil keputusan untuk bertindak.
Dalam ilmu kedokteran obstetri, melahirkan itu dibagi menjadi 4 tahap yang diistilahkan dengan kala 1–4. Setiap kala ini memiliki durasi waktu tersendiri. Rasa sakit ini mulai dari kala 1 sampai akhir kala 2.
Hasil gambar untuk kala 1-4
Bila si ibu di beri obat penghilang rasa sakit (anestesi epidural) maka, dokter ataupun bidan tidak dapat mengevaluasi apakah proses kelahiran maju dari kala 1 ke kala 2, kala 2 ke kala 3 atau tidak ada kemajuan sama sekali. Hal tersebut tentunya sangat membahayakan keselamatan bagi ibu dan bayinya.
Jadi bagi dokter maupun bidan, rasa sakit saat melahirkan merupakan anugrah. Memang terdengar kejam, tapi itulah kenyataannya.